Membuat toko online bagi pengusaha apalagi jika produksi sendiri merupakan keharusan jika tak ingin ditinggal oleh para pesaing. Bagi banyak orang, mempunyai usaha sendiri dengan keuntungan yang lumayan adalah impian tersendiri. Tapi, mempunyai toko pastinya memerlukan modal yang tidak sedikit bukan? Ah, pada post kali ini saya akan tunjukkan bagaimana mempunyai toko sendiri tanpa modal yang banyak.

Ya, jawabannya adalah dengan mempunyai toko online! Lalu apa saja keuntungan kita mempunyai toko online dibanding dengan jika kita mempunyai toko secara fisik? Ada banyak sekali, namun di sini saya akan menyampaikan beberapa yang paling mendasar.

Biaya yang jauh lebih murah

Disamping tidak harus menginvestasikan banyak uang untuk membeli tanah/lahan, membangun/menyewa gedung toko dan mengurus perijinan yang ribet. Berapa modal yang dibutuhkan untuk membangun sebuah toko jika anda harus membeli tanah? Membangun gedung? Belum lagi biaya perawatannya? Dalam setahun, berapa cost yang anda butuhkan hanya untuk masalah tempat?

Dengan adanya toko online, kita tidak harus mengeluarkan itu semua! Hanya bermodalkan ratusan ribu jika anda bisa membuat atau mendesign sendiri. Tidak lebih dari Rp. 300.000 / tahun.

Jasa pembuatan toko online

Namun bagaimana jika kita tidak mempunyai keahlian dalam mendesign dalam membuat toko online? Ah, itu mah gampang, tinggal sewa jasa pembuatan toko online saja. Kita tinggal nunggu beberapa hari dan toko sudah siap dijalankan. Berapa sih biaya yang harus dikeluarkan untuk mempunyai sebuah toko online? Jawabannya sangat relatif, namun secara kasar, kisaran dalam membuat toko online dengan cara menyewa jasa pembuatan toko online adalah sebagai berikut:

  1. Sewa Domain : Rp. 100.000 / tahun
  2. Sewa hosting / server : Rp. 200.000 / tahun
  3. Sewa Designer : Rp. 1.500.000 sekali buat

Jadi totalnya hanya Rp. 1.800.000 dan kita sudah siap untuk jualan.

Saran saya dalam menyewa sebuah jasa pembuatan toko online adalah ‘kenali’ dulu siapa orang yang akan mengerjakan web tersebut. Periksalah track record nya dengan cara melihat portfolio klien-klienya. Pastikan dia menyertakan contact dengan jelas seperti Nomer Telp / HP, social media, dan media chatting yang sering digunakan seperti Yahoo Messenger, PIN BB, Whatsapp, dan lainnya.

Semakin banyak portfolio kliennya, semakin meyakinkan dan lihat juga web-web yang telah ia buat, bagaimana dari sisi designnya, bagaimana dari sisi user-friendly nya, dan pertimbangan-pertimbangan lainnya.

Jangkauan pelanggan yang lebih luas

Dikarenakan sifatnya yang ‘online’ dan virtual toko online tidak terikat dengan waktu. Produk anda bisa dilihat dan dibeli selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan pelanggan anda juga tidak terbatas. Karena toko online bisa di akses oleh orang di seluruh penjuru dunia. Bahkan jika produk yang anda jual memang bagus, jangan kaget jika tiba-tiba ada bule yang membeli produk anda, Hihihihi

Saat ini semua orang sudah melek teknologi, semua orang menikmati akses internet. Dari masyarakat perkotaan hingga pedesaan sudah bisa mengakses internet.

Terlebih lagi jejaring sosial (social media) seperti facebook dan twitter sudah menjadi gaya hidup bagi setiap orang. Dan kita dapat memanfaatkan media ini sebagai media promosi dan update produk baru dari web kita, jadi bisa lebih banyak diketahui banyak orang.

Karyawan minimal, keuntungan maksimal

Dengan toko online, anda tidak diharuskan membayar gaji karyawan setiap bulannya untuk menjaga toko atau melayani pembeli. Anda bisa lakukan sendiri. Kecuali kalau memang penjualannya sudah sangat ramai, dan anda perlu tenaga untuk mengemas barang, messenger untuk mengantarkan paket ke ekspedisi, atau seseorang sebagai customer service online untuk keperluan penjualan anda.

Namun toh misalnya kita bayar karyawan untuk membantu pekerjaan kita, tentu tidak sebanyak jika anda membuka toko secara konvensional bukan? Bayangkan, berapa cost yang bisa anda save?

Sebagai pengembang usaha yang sudah ada

Jika anda sudah mempunyai toko konvensional (toko offline), mempunyai toko online juga bisa membantu ‘mendongkrak’ penjualan produk anda. Jadi anda mempunyai toko dengan “Dua versi”, online dan offline dan dua-duanya jalan. Yang offline untuk melayani pembeli lokal, kemudian yang online untuk melayani pembeli internasional. Keren ga tuh? Hehehehe

Tak perlu dijaga setiap waktu

Pada toko online, setiap pembelian dilayani secara otomatis oleh script yang dapat melayani dari mulai memilih barang, membeli dan membayar tanpa campur tangan manusia. Kita tinggal mengecek apakah sudah ada pembelian dari halaman admin. Bahkan dengan module tertentu, kita bisa mendapatkan notifikasi / peringatan melalui email jika ada pembelian. Kita tinggal menunggu pembeli untuk melunasi pembayaran dan kita siapkan barangnya untuk dikirim. Serba mudah bukan?

Tidak harus ketemu pembeli

Anda bahkan dapat “menemui” pelanggan sambil tiduran, mengurus anak, atau di sela-sela anda memasak. Bahkan anda bisa melayani pembeli dengan hanya memakai kaus singlet, celana pendek, dan sendal jepit sekalipun. Hehehe

Tidak harus memiliki produk sendiri

Tidak mempunyai produk sendiri? Ah, bukan masalah besar! Anda bisa menjadi reseller dari produk orang lain, hanya saja memang dari segi keuntungan anda tidak bisa dengan leluasa menentukan keuntungan sendiri. Tapi toh anda tidak harus mengeluarkan cost untuk biaya produksi, bayar karyawan, bayar listrik dan biaya lainnya bukan?

Bahkan banyak dari para produsen maupun distributor yang menerapkan sistim ‘Drop-shipping’, dimana anda tidak harus repot-repot mengepak, dan mengirimkannya kepada pembeli. Produsen akan mengirimkannya langsung ke alamat pembeli dengan nama toko Anda.

Kelebihan toko online dibanding toko offline

Pada dasarnya, antara toko online dengan toko offline mempunyai kesamaan, yaitu sebagai media kita untuk melakukan transaksi produk kita dengan pembeli. Hanya saja yang membedakan adalah waktu, tempat, ruang dan sistemnya. Dan berikut adalah beberapa keunggulan toko online dibanding dengan toko offline:

Dari sisi pemilik / pengelola

  • Mudah melakukan update produk setiap saat
  • Tidak memerlukan bangunan fisik seperti toko atau ruko atau apapun yang memerlukan biaya yang tinggi
  • Biaya promosi yang murah dan mudah
  • Biaya pemeliharaan yang jauh lebih kecil
  • Market share yang lebih luas (lokal maupun internasional)
  • Biaya sewa yang jauh lebih murah dibandingkan dengan menyewa bangunan seperti ruko / kios.
  • Toko dapat dikunjungi oleh siapa saja dimanapun pengunjung itu berada
  • Tidak perlu mengawasi toko karena semua pelayanannya di kerjakan oleh program selama 24 jam
  • Pelayanan seperti pengiriman tagihan,penghitungan biaya kirim,pengiriman tagihan pengingat,pengaturan stok barang  sampai laporan rugi laba dikerjakan oleh program

Dasi sisi pembeli / pelanggan

  • Tidak harus keluar rumah untuk memilih dan membeli produk
  • Dapat melihat berbagai macam alternatif produk dengan bebas tanpa menguras waktu dan tenaga serta tanpa risih dengan pemilik toko
  • Privasi lebih terjaga karena tidak terlihat orang lain
  • Tanpa biaya transportasi (kecuali untuk shipping/pengiriman)
  • Dapat disambi melakukan aktifitas yang lain.
  • Tidak harus capek pindah toko jika barang dan harga tidak sesuai dengan keinginan dan budget.

Gambaran umum alur berbelanja di toko online

  1. Pengunjung masuk ke website anda dan memilih produk yang akan dipesannya dengan cara menekan tombol Add to Cart/Pesan, maka produk tersebut akan masuk ke Keranjang Belanja.Pengunjung bisa memasukkan lebih dari satu produk ke dalam Keranjang Belanja.
  2. Pengunjung bisa melihat apa saja yang ada dalam keranjang belanjanya dan merubah jumlah barang yang di pesan.
  3. Pengunjung bisa melanjutkan berbelanja atau jika dirasa sudah cukup pengunjung bisa menyelesaikan pesanannanya.
  4. Pengunjung akan diminta data Nama,No.telp,Email,Alamat pesanan akan dikirimkan,Kota/Kabupaten dari alamat tersebut dan Jasa Pengirimana barang.
  5. Selanjutnya pengunjung akan di konfirmasikan mengenai pesanannnya,jumlah produk yang dipesan,total biaya kirim dan jumlah yang harus dibayar.Pengunjung bisa kebali lagi merubah data pesanannya jika merasa ada yang ingin di rubah atau menekan tombol submit jika selesai.
  6. Program secara otomatis akan mengirimkan email tagihan kepada pengunjung yang isinya informasi mengenai pesanannya,berapa yang harus dibayar,kemana dia harus membayar (informasi ini bisa dibuat di Admin Area) dan jika sudah membayar kemana dia harus konfirmasi (informasi ini bisa dibuat di Admin Area).
  7. Jika pemilik website menerima konfirmasi dari pengunjung bahwa dia telah melakukan pembayaran, pemilik website lalu memeriksa kebenaran dari informasi tersebut.
  8. Jika benar maka pemilik website melalui Admin Area,dengan sekali klik, merubah status tagihan dari pengunjung menjadi terjual. Program akan otomatis mengirimkan email kepada pengunjung bahwa pembayarannya telah diterima dan memberitahukan estimasi hari barang akan sampai ke tempat tujuan.

Nah, supaya toko online kita ramai dikunjungi dan menghasilkan banyak penjualan, ada juga lho hal-hal yang harus dihindari saat anda mengelola sebuah toko online. Apa saja? silakan klik LINK BERIKUT INI.

Jadi, sudah siap mebuat toko online?

Demikian sedikit ulasan mengenai keuntungan toko online, jika anda suka dengan artikel ini silakan bagikan kepada teman-teman anda di social media dengan fitur di bawah.

Pin It on Pinterest